Finance

Apa itu Refinancing?

By  | 

Lembaga keuangan pada dasarnya selalu menentukan batas maksimal cicilan debitur adalah sebesar 30% dari besarnya penghasilan, baik perorangan maupun pasangan. Namun bila bicara realita, porsi cicilan utang terkadang melebihi batas toleransi. Hingga kita jadi terjerat utang yang tak mampu lagi terbayar. Risiko menghadapi denda yang terus menumpuk hingga kunjungan debt collector pada akhirnya mau tak mau harus kita hadapi. Biasanya, kasus ini terjadi pada debitur kartu kredit (KK).

Ketika sebuah keluarga diketahui sudah tidak mampu membayar cicilan utang kartu kredit, maka sudah saatnya mencari solusi lewat refinancing.

Pengertian Refinancing?

Refinancing adalah pendanaan ulang utang dengan menutupi pinjaman yang Anda miliki dengan pinjaman lain. Pinjaman ulang ini dapat dilakukan dengan lembaga pemberi pinjaman yang saat ini sedang berjalan atau dengan lembaga pemberi pinjaman yang lain.

 

Tanda Sudah Waktunya Melakukan Refinancing

Ketika Anda menghadapi ketiga kondisi dibawah ini, maka sudah waktunya bagi Anda untuk melakukan refinancing:

  1. Selama 1 tahun ini Anda selalu membayar tagihan minimal (minimum payment).
  2. Merasa tidak nyaman mengahadapi tagihan yang datang baik melalui surat, telepon, maupun kedatangan debt collector ke rumah dan juga ke kantor.
  3. Total utang kartu kredit telah melebihi 5 kali pendapatan bulanan keluarga.

 

 Visa and mastercard

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagaimana Caranya?

Untuk melakukan refinancing ini, Mamas bisa mengalihkan utang ke kredit yang cicilan utangnya mampu dibayar. Contohnya bisa dengan meminjam uang kepada orangtua atau saudara kandung, teman atau kerabat, utang kantor, utang pegadaian, dan utang lain dari bank untuk menutupi tagihan yang sudah membengkak ini. Walau kesannya jadi gali lubang tutup lubang, namun cara ini akan dapat meringankan Anda.

Jika utang kepada lembaga keuangan ataupun kantor sudah ada aturan yang baku, maka utang kepada keluarga atau teman bisa dibilang paling fleksibel. Selain lama pengembalian utang bisa diatur sesuai kesepakatan, mungkin Anda juga tak dikenakan bunga pinjaman.

 

Yang Harus Dihindari dari Refinancing

Saat Anda bermaksud melakukan pinjaman ke lembaga keuangan, hindari melakukan refinancing utang kartu kredit ke kredit beragunan. Karena, walaupun bunga yang didapat lebih rendah, namun risikonya sangat besar, yaitu berupa penyitaan aset jika Anda gagal bayar.

Terkecuali, utang kartu kredit Anda merupakan utang produktif. Yang dimaksud utang produktif contohnya adalah ketika Anda menggunakan kartu kredit Anda sebagai modal usaha dimana modal pinjaman tersebut nantinya akan dapat ditutup setelah klien membayar tagihan. (Tammy Febriani/KR/Photo: Istockphoto.com)

Shares