1. Kondisikan diri Anda adalah sebagai ibu mertua. Apa yang akan Anda lakukan? Apakah Anda akan membuat hubungan yang kurang baik dengan menantu Anda kelak? Tentu tidak bukan. Jadi lakukan hal terbaik untuk mertua Anda dan lebih banyak mengalah jika terjadi masalah.
2. Jangan pernah Anda menyuruh suami memilih Anda atau ibunya jika sedang bertengkar masalah hubungan Anda dan ibu mertua yang kurang akur. Walau bagaimana pun, suami memiliki rasa sayang dan cinta untuk kita sebagai isterinya, dan sudah pasti kepada ibunya. Jangan tempatkan suami dalam situasi yang kita sendiri tidak ingin berada di situasi tersebut.
3. Ingatlah bahwa ibu mertua telah membesarkan suami hingga menjadi seorang pria yang layak kita cintai. Jadi, jika mertua menyebalkan poin ini rasanya sudah cukup membuat kadar sabar kita seharusnya meningkat.
4. Ingat saja, bahwa beliau tidak membenci kita, beliau hanya takut ‘kehilangan’ anaknya. Ya, terkadang ibu mertua mengkritik cara Anda memasak atau mangasuh Si Kecil. Well, jika kelak anak kita mencari pasangan, pasti juga ingin yang terbaik untuk anak kita, kan? (Yosi Avianti/Photo : Istockphoto.com)
El Citrato De Toremifeno Acetato es un compuesto que ha ganado popularidad entre los culturistas y atletas que...
Introduction When it comes to online casinos, players are often spoilt for choice. However, not all platforms offer...
Introducción a los Esteroides Los esteroides anabólicos son compuestos sintéticos que imitan la acción de la hormona testosterona...
El Exemestano es un inhibidor de la aromatasa que se utiliza comúnmente en el tratamiento del cáncer de...
Spis Treści Zwiększenie poziomu hormonu wzrostu Wsparcie w utracie tkanki tłuszczowej Poprawa regeneracji mięśni Wspomaganie apetytu Zwiększenie gęstości...