Education

Manfaat Performance bagi Si Kecil

By  | 

Mamas, ternyata mengikutsertakan Si Kecil untuk performance di depan umum banyak manfaatnya lho. Hal ini bukan berarti Anda ingin Si Kecil kelak menjadi artis atau entertainer lho, namun lebih kepada manfaat lainnya yang dapat memberikan kemajuan serta memaksimalkan kemampuan dan kepribadian anak. Hal ini terbukti pada anak bungsu saya yang cenderung pemalu. Kebetulan saya memasukkannya ke sebuah sekolah yang secara reguler mengadakan performace dengan berbagai tema. Di awal performance, ia diam saja di atas panggung, performance kedua ia bahkan berbalik badan tidak mau menghadap ke penonton, performance ketiga ia mulai bisa tersenyum, dan yang keempat ia sudah tidak canggung lagi menunjukkan kebolehannya di depan umum. Dengan begitu, saya dapat melihat kemajuannya secara bertahap. Nah apa saja manfaat performance bagi Si Kecil?

  • Meningkatkan rasa percaya diri pada anak. Kerap tampil di depan publik akan membuat rasa percaya diri Si Kecil bertambah. Yang tadinya pemalu, dengan seringnya ia menampilkan kemampuannya di atas panggung, perlahan sifat tersebut akan memudar. Si Kecil akan menjadi lebih percaya diri dalam menunjukkan segala kemampuannya kepada orang banyak.
  • Mempertajam daya ingat. Apapun bentuknya, saat akan tampil di depan umum tentu saja anak Anda dituntut untuk mengingat. Misalnya jika ia menyanyi, menari, maupun bermain drama di atas panggung, sudah tentu ia harus mengingat lirik lagu, gerakan tari, atau dialog yang diperankannya.
  • Mengasah kemampuan bekerja tim. Performance yang baik membutuhkan kerja tim yang solid, baik dari pemeran utama di atas panggung maupun kru di belakang panggung. Hal ini dapat melatih anak bekerja sama dengan semua pihak yang terlibat dalam sebuah pertunjukkan.
  • Bersosialisasi. Terlibatnya banyak orang dalam sebuah pertunjukkan juga menjadikan Si Kecil terlatih bersosialisasi dengan siapapun. Dalam sebuah produksi pertunjukkan pihak yang terlibat berasal dari berbagai kalangan. Dengan begitu Si Kecil menjadi terbiasa bersosialisasi dengan orang dari berbagai latar belakang.
  • Meredam egois. Setiap orang pasti memiliki sifat mementingkan diri sendiri, namun tentu saja kadarnya harus direduksi agar tidak merugikan orang banyak. Terlibat dalam sebuah pertunjukkan membuat ia harus bertoleransi jika ada anak lain yang berbuat salah atau membutuhkan bantuan darinya. Di sini Si Kecil juga dituntut lebih mengutamakan kesuksesan bersama dibandingkan dengan dirinya sendiri. (Karmenita Ridwan/LD/Photo: istockphoto.com)

Shares