Health

Mengenal Virus Corona dan Dampaknya Bagi Si Penderita

By  | 

Mengenal Virus Corona dan Dampaknya Bagi Si Penderita Virus Corona yang mulai merebak sejak sebulan yang lalu ini tak bisa dibilang sebagai penyakit ringan. Kenali lebih jauh tentang virus Corona dan dampaknya agar terhindar dari wabah ini.

Dilansir dari Web MD, virus corona adalah sejenis virus yang menyebabkan infeksi pada hidung, sinus atau tenggorokan yang merupakan saluran pernapasan bagian atas. Sebagian besar dari virus corona dikatakan tidak berbahaya, namun beberapa tipe lainnya bisa menimbulkan penyakit yang sangat serius.

Salah satu tipe yang berbahaya adalah virus yang kemudian menyebabkan sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS), yang pada pada 2012 lalu pernah menyebabkan meninggalnya 475 orang di Timur Tengah. Wabah lainnya terjadi pada 2003, dimana sejumlah orang meninggal akibat sindrom pernapasan akut (SARS).

Gejala

Virus corona umumnya hanya menyebabkan gejala flu biasa yang dapat diobati dengan mudah menggunakan obat-obatan dan cukup istirahat. Virus corona pertama kali teridentifikasi pada tahun 1960-an. Akan tetapi, virus yang menginfeksi hewan dan manusia ini belum diketahui dari mana asalnya.

Pada manusia, virus corona dapat menular dengan mudah dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui berbagai cara. Virus dengan mudah dapat menular melalui udara dengan batuk dan bersin. Namun, bisa juga melalui kontak langsung seperti berjabat tangan, menyentuh benda dan lain sebagainya yang telah terpapar virus. Kebanyakan orang akan terinfeksi satu atau lebih dari virus corona sepanjang hidupnya.

Virus Corona di Cina

Wuhan yang terletak di provinsi Hubei, China, merupakan lokasi yang diduga asal mula penyebaran virus corona. Saat ini, Wuhan sedang diupayakan steril oleh otoritas setempat.

Hingga kemarin, 22 Januari 2020, pemerintah Cina melaporkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat virus corona atau coronavirus telah mencapai 17 orang. Sejauh ini wabah dengan gejala batuk, kesulitan bernapas, dan radang paru-paru ini telah melanda Amerika Serikat, Taiwan, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Makau.

Sebanyak 500 kasus virus corona sudah tercatat di China, sebagian besar, yakni 444 orang berada di Hubei. Kota besar di China seperti Beijing, Shanghai, Chongqing, dan provinsi lain di utara, tengah, dan selatan China juga telah melaporkan adanya kasus virus corona.

Melihat dampaknya yang sudah sangat serius, Wakil Menteri Kesehatan China, Li Bin, saat konferensi pers di Beijing mengatakan bahwa ada kemungkinan virus itu bermutasi.

Pencegahan

Hingga saat ini memang belum terdapat vaksin yang dapat melindungi manusia dari infeksi virus corona. Namun Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengeluarkan beberapa panduan untuk mencegah dan menghindari penyebaran virus corona.

Berikut beberapa tips yang dapat Mamas lakukan untuk mencegah dan menghindari virus corona:

1.Sering mencuci tangan dengan air dan sabun selama 20 detik. Pastikan tangan, jari, dan kuku bersih dari kuman.

2.Hindari menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak bersih.

3.Gunakan masker.

4.Hindari kontak dekat dengan orang yang sakit.

Kementerian Kesehatan RI pun menghimbau agar kita juga meningkatkan imunitas tubuh melalui pola makan bergizi serta perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Melihat begitu cepatnya wabah ini tersebar ke beberapa negara, pemerintah Indonesia pun kini berusaha untuk mencegah penyebarannya dengan menggunakan thermal scanner di beberapa pelabuhan dan bandar udara. Thermal scanner ini digunakan untuk mengetahui suhu tubuh para penumpang yang bisa menjadi salah satu gejala seseorang sedang terserang virus ini selain batuk dan radang paru-paru akut. Selain thermal scanner, sarung tangan dan masker juga tersedia disana sebagai salah satu cara untuk mencegah penularan virus corona. (Tammy Febriani/KR/Photo: Doc. iStockphoto.com)

Shares