Relationship

6 Masalah yang Kerap Dialami Newlyweds (dan Cara Mengatasinya)

By  | 

Meski tengah honeymoon, ternyata pasangan baru juga kerap ditimpa masalah lho. Pasalnya, di awal pernikahan tentu saja banyak penyesuaian yang harus dilakukan, belum lagi keluarga besar yang kerap memberi masukan atau pertanyaan yang terkadang kurang enak didengar. Apa saja sih masalah yang kerap dihadapi dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk simak!

1. Berbagi peran dalam rumah tangga. Jika dulu pria diposisikan sebagai pencari nafkah dan istri adalah pengurus rumah tangga, kini hal tersebut tidak berlaku lagi. Pasalnya, dewasa ini banyak juga wanita yang bekerja maupun memiliki bisnis. Oleh karena itu, urusan pekerjaan rumah tangga kerap menjadi permasalahan. Untuk mengatasinya, tak ada salahnya Anda berdua membuat pembagian tugas, agar tidak ada yang merasa terbebani.
2. Keuangan. Yang satu ini memang kerap menjadi permasalahan dalam rumah tangga. Dan tak jarang, pasangan bertengkar hebat karena masalah finansial. Idealnya, sebelum menikah pasangan harus membicarakan hal ini. Namin jika Anda berdua belum pernah membicarakannya, maka segera lakukan diskusi seputar keuangan, termasuk pembagiannya setiap bulan. Dan memilih siapa diantara Anda berdua yang mengelola keuangan rumah tangga.
3. Keluarga besar. Saling menyesuaikan dengan keluarga masing-masing juga sering menjadi permasalahan. Maklum saja Anda berdua datang dari keluarga yang tentunya memiliki perbedaan tata cara. Yang sebaiknya dilakukan adalah saling back up pasangan masing-masing di hadapan keluarga. Ingat, kini keluarga inti Anda adalah suami begitu juga sebaliknya. Jaga privasi Anda berdua dan hindari bercerita tentang permasalahan rumah tangga atau kekurangan suami pada keluarga.
4. Pressure memiliki anak. Nah yang ini juga kerap menjadi sumber permasalahan. Setelah menikah biasanya baik keluarga besar maupun orang-orang di sekitar Anda akan menanyakan kapan Anda hamil. Untuk yang satu ini Anda dan pasangan harus berbesar hati ya. Hadapi saja dengan senyuman dan tak perlu dimasukkan ke dalam hati. Biasakan untuk tidak terlalu sensitif dengan komentar orang luar. Toh Anda berdua yang benar-benar tahu kondisi sebenarnya.
5. Aktivitas seks mulai berkurang. Paska honeymoon, Anda berdua kembali ke rutinitas awal yakni beraktivitas seperti biasa. Hal ini tentu akan mengurangi durasi bercinta Anda berdua ya, karena aktivitas yang dilakukan tentu menuntut fokus dan tenaga sehingga tak jarang Anda berdua merasa kelelahan. Atasi dengan mencoba berbagai posisi baru atau di bercinta di tempat yang menantang. Jadi meskipun durasinya berkurang, kualitas kehidupan seksual Anda tetap maksimal.
6. Kehamilan. Tak jarang pasangan yang baru menikah kemudian langsung hamil. Tentu saja hal tersebut sebuah anugrah, namun karena Anda baru sama adaptasi dengan kehidupan pernikahan, terkadang kehamilan yang terlalu cepat bisa menjadi masalah juga. Jika hal ini terjadi, ajak suami untuk menggali informasi seputar kehamilan secara detail agar ia tidak kaget dengan perubahan mood Anda. (Karmenita Ridwan/Photo: Istockphoto.com)

Shares