Career

Smart Mama Story: Mendapat Pekerjaan Baru Saat Hamil

By  | 

Memperoleh pekerjaan baru pasti menyenangkan, namun jika Anda diterima di tempat baru bersamaan dengan kehamilan tentu menjadi dilema ya Mams. Di satu sisi Anda berharap dapat bekerja di tempat yang sudah diimpikan, namun di sisi lain kondisi Anda yang tengah hamil muda juga sulit beradaptasi dan tubuh Anda juga sedang rentan. Jika Anda masih bingung ada baiknya simak cerita para Smart Mama berikut, siapa tahu dapat dijadikan inspirasi.

“Saat tes dan interview awal, saya belum mengetahui kalau saya mengandung. Namun ketika final interview dan negosiasi gaji, saya menyadari bahwa saya sudah lama tidak haid. Setelah mencoba tes kehamilan dengan test pack ternyata hasilnya positif. Tentu saja saya super excited, namun muncul dilema baru bagaimana dengan pekerjaan yang baru saja saya terima. Akhirnya saya memberanikan diri menghadap calon atasan dan mengungkapkan semua. Ternyata ia sangat bijak dan tetap menerima saya sebagai karyawan serta mengizinkan saya untuk tetap menerima hak saya sebagai ibu hamil. Hingga kini saya masih bekerja di perusahaan tersebut.”
Sophie, 32 tahun, mama dari Luna, 2 tahun

“Saya memang bercita-cita untuk bekerja di sebuah perusahaan brand asing terkemuka. Dan setelah mengirim lamaran lalu kemudian tidak ada panggilan saya pun melupakan lamaran tersebut. Tiba-tiba saat saya baru saja mengetahui kalau saya hamil, panggilan interview datang. Saya sangat senang sekaligus bingung, namun tetap mengikuti proses rekruitmen sampai tahap akhir dan lolos. Namun sayangnya, saat saya menceritakan kondisi yang tengah hamil muda, mereka menyarankan saya mencoba melamar lagi setelah saya melahirkan. Sudah pasti saya kecewa sekali dan menangis berhari-hari. Suami saya pun merasa iba dan memberikan ide bagaimana jika kami membuka sebuah restoran. Wah saya langsung semangat kembali. Kini kami sudah memiliki dua restoran yang cukup diminati masyarakat.”
Melati, 34 tahun, mama dari Kenzie, 4 tahun dan Alaia, 6 bulan

“Baru dua minggu berkantor di tempat baru, tiba-tiba saya merasa ada yang tidak normal dari tubuh saya. Ditambah lagi saya kok belum juga haid ya. Akhirnya saya cek ke dokter dan ternyata saya hamil. Waduh saya lumayan panik dan selama beberapa lama saya merahasiakan kehamilan. Namun akhirnya saya memberanikan diri menemui atasan. Saat mendengar kabar tersebut ia cukup shock, namun ia menyadari tidak bisa berbuat apa-apa. Saya pun mencoba membuktikan kinerja dengan maksimal. Dan bersyukur ketika masa percobaan selesai saya tetap dipertahankan untuk menjadi karyawan.”
Risya, 30 tahun, mama dari Gozi, 2,5 tahun (Karmenita Ridwan/LD/Photo: Dok. Smart Mama/Fotografer: Rici Linde/Model: Naila Alatas)

Shares