Health

6 Penyakit Kanker yang Rentan Dialami Anak

By  | 

Hari ini, 15 Februari, merupakan hari Kanker Anak Sedunia. Menurut data Kementerian Kesehatan, di Indonesia, terdapat sebelas ribu anak yang terkena kanker setiap tahunnya, yang angka kematiannya cukup tinggi.

Penyakit kanker juga rentan menyerang anak – anak. Kanker pada anak adalah kanker yang menyerang anak di bawah usia 18 tahun.  Untuk pencegahan, ada baiknya kita sebagai orang tua mengenali 6 jenis kanker yang rentan menyerang anak. Meski gejala yang timbul dari keenam jenis kanker tersebut juga mungkin terjadi pada penyakit lain, namun sebaiknya mamas tetap waspada.

eb0e9a10-3ec2-49f0-aaa1-617023d29410

1. Leukimia

Leukimia atau kanker darah adalah kanker yang menyerang sel-sel darah putih. Sel darah putih merupakan sel darah yang berfungsi melindungi tubuh terhadap benda asing atau penyakit. Sel darah putih ini dihasilkan oleh sumsum tulang belakang yang pada kondisi normal, sel-sel darah putih akan berkembang secara teratur di saat tubuh membutuhkannya untuk memberantas infeksi yang muncul. Namun pada penderita leukemia, sumsum tulang akan memproduksi sel-sel darah putih yang abnormal atau berlebihan. Jumlahnya yang berlebihan akan mengakibatkan penumpukan dalam sumsum tulang sehingga sel-sel darah yang sehat akan berkurang. Selain menumpuk, sel abnormal tersebut juga dapat menyebar ke organ lain, seperti paru-paru, ginjal, hati, limfa, bahkan hingga ke otak dan tulang belakang.

Gejala yang biasanya dialami berupa pucat, lemah, nafsu makan menurun, demam, pembesaran kelenjar, hati, limpa, kejang, perdarahan, nyeri tulang.

Dikutip dari depkes.go.id, dr. Haridini Intan, Kepala Instalasi Anak RS Kanker Dharmais, mengatakan bahwa leukemia menjadi kasus kanker nomor satu dan semua anak bisa terkena kanker jenis ini. Bahkan di setiap rumah sakit yang terdapat fasilitas pengobatan kanker, ada sekitar 70 persen anak dengan kanker leukemia.

2. Retinablastoma

Retinablastoma merupakan tumor ganas pada mata yang dapat dijumpai pada bayi dan anak di bawah 5 tahun. Hal ini dapat terjadi pada satu sisi atau kedua mata dan dapat menyebabkan kebutaan bahkan kematian.

Gejala yang terjadi biasanya diawali dengan adanya manik mata putih atau mata kucing. Manik mata putih itu berupa bayangan putih yang tampak pada bagian tengah mata, sementara mata kucing merupakan mata yang bersinar kekuningan di tempat gelap, sama seperti mata kucing. Gejala lainnya adalah mata merah, mata juling, pembesaran bola mata, peradangan jaringan bola mata, hingga kebutaan.

3. Osteosarcoma

Penderita osteosarcoma atau kanker tulang biasanya akan merasakan nyeri tulang dimana nyeri tersebut akan lebih terasa pada malam hari atau setelah beraktifitas. Si Kecil juga akan mengalami pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat ada daerah dimana tulang terasa nyeri.

4. Neuroblastoma

Dikenal juga sebagai kanker saraf, mamas dapat mengenali gejala ini pada anak lewat perdarahan di sekitar mata dan mata menonjol. Dr. Haridini mengatakan Neuroblastoma atau kanker saraf itu bisa saja terjadi dari lahir.

5. Limfoma Malignum

Limfoma malignum atau dikenal juga kanker kelenjar getah bening, memiliki gejala seperti sesak napas, demam, keringat malam, lemah, lesu, nafsu makan berkurang dan berat badan turun secara drastis hingga pembengkakan kelenjar getah bening di leher,.

6. Karsinoma Nasofaring

Kanker ini menyerang bagian tenggorokan yang terletak di atas langit-langit mulut atau hulu kerongkongan yang berhubungan dengan hidung. Gejalanya berupa ingus bercampur darah, pilek dan air ludah kental, hidung tersumbat dan mimisan, tuli sebelah, telinga berdengung, dan nyeri pada telinga.

Meskipun menyeramkan, namun bila kita mengetahui penyakit ini lebih awal, maka pengobatannya akan lebih mudah, mams. Karena itu, bila mamas mencurigai Si Kecil mengalami gejala di atas, segeralah konsultasikan hal ini ke pediatric.

 

WhatsApp Image 2019-02-15 at 2.08.19 PM

 

WhatsApp Image 2019-02-15 at 2.08.19 PM (1)
Biaya pengobatan penyakit ini tidaklah murah, mams. Sehingga banyak penderita kanker yang terhambat pengobatannya karena keterbatasan biaya pengobatan. Salah satunya adalah Bima (6 th). Sudah 2,5 tahun terakhir ini Bima melawan Leukimia. Meskipun pada Maret 2018 lalu kanker darah dan penyakit lain yang dibawa olehnya seperti infeksi paru-paru dan seluruh penyakit lainnya berhasil dilawan, namun, 2 bulan kemudian kanker ini kembali lagi dengan sangat kuat. Bahkan kali ini menyebar hingga ke cairan otaknya.

Dokter menyarankan Bima menjalani pengobatan di Malaysia. Namun hasil penjualan rumah nenek – kakek Bima di Blitar ternyata belum mencukupi. Karena itu, yuk kita berdonasi untuk membantu pengobatan Bima!

Hari ini, secara simbolis Kitabisa.com menyalurkan dana dari para donatur untuk program
#BisaSembuhKanker kepada Bima sebesar 50 juta rupiah. Selanjutnya dana akan disalurkan
pada ‘Super Bima’ lainnya di Indonesia yang tengah berjuang melawan sel kanker di tubuhnya.
“Super Bima adalah anak pejuang kanker pertama yang kami bantu di program
#BisaSembuhKanker ini. Tentunya dukungan serta donasi banyak pihak sangat diharapkan
untuk membantu kesembuhan Super Bima dan Super Bima lainnya di Indonesia” tutur Nanda
Dita, Project Manager #BisaSembuhKanker.

Perlu mamas ketahui, tak hanya Bima saja, namun masih ada ribuan anak di Indonesia yang menolak untuk menyerah pada monster ganas kanker! Namun, pertarungan mereka bisa berakhir pilu hanya karena biaya pengobatan yang terlalu tinggi.

5eec63a0-174c-4b67-928b-89392feac93c

Di hari Kanker Anak Sedunia ini, SmartMama berkolaborasi dengan kitabisa.com, website untuk menggalang dana dan berdonasi secara online dan transparan, mengajak mamas untuk ikut berdonasi di kampanye #BisaSembuhKanker melalui https://www.kitabisa.com/bisasembuhkanker?utm_source=thesmartmamas.

Donasi #BisaSembuhKanker perdana akan disalurkan ke ‘Super Bima’ pada hari Jumat, 15 Februari 2019 pukul 16.00. Penyaluran dana akan ditampilkan secara Live di akun Instagram @Kitabisa. (Tammy Febriani/KR/Photo: Doc. iStockphoto.com)

Shares