Pleasure

Menjelajah Eksotisme Jakarta Tempo Dulu

By  | 

Bangunan tua nan anggun yang berdiri tahun 1914 ini masih terlihat cantik, tak kalah dengan berbagai bangunan modern yang ada di sekelilingnya.  Grup Tugu Hotel and Restaurant mengubah tatanan dalamnya menjadi restoran berkonsep seni, baik dari furnitur, berbagai pajangan, dan konsep-konsep ruangan yang ada di Tugu Kunstkring Paleis.

Kunstkring berasal dari bahasa Belanda. “Kunst” artinya seni dan “Kring” yang artinya lingkaran. Jadi jika diartikan secara bahasa, Kunstkring adalah lingkaran seni. Konon, inlander (sebutan untuk orang pribumi zaman dahulu) dilarang masuk ke gedung ini. Karena pusat seni, maka berbagai acara seni diselenggarakan di Kunstkring seperti pameran karya Vincent Van Gogh, Pablo Picasso, Paul Gauguin, Marc Chagall hingga les lukis dilakukan di sini.

Ruang pertama yang dijumpai saat memasuki bangunan ini adalah lobi yang memiliki dua sayap, kanan dan kiri. Desainnya bagai ruang tamu di rumah Belanda kuno, berisi berbagai kursi dan meja berbagai bentuk yang ditata sedemikian rupa sehingga tamu merasa nyaman untuk sekadar duduk-duduk. Biasanya, tamu yang duduk di lobi ini memiliki janji bertemu kawan atau kolega di ruangan dalam yang sudah direservasi sebelumnya.

Bread and Coffee Corner

Salah satu ruangan yang sangat menarik perhatian adalah Bread and Coffee Corner. Ruangan ini bisa diakses dari luar dan menonjol karena bentuknya yang setengah lingkaran. Begitu memasuki ruangannya, tercium wangi kopi dan roti di udara. Bread and Coffee Corner merupakan ruangan yang biasa digunakan untuk duduk-duduk santai tiga hingga empat orang. Selain itu, orang-orang juga biasa bekerja, menulis, atau membaca di tempat ini. Harga kopinya terbilang terjangkau, sekitar 35 ribu untuk secangkir kopi. Anda juga bisa memesan Kue Bluder, kue khas kota kelahiran Bung Karno, Blitar. Roti ini bertekstur lembut dan bisa dihangatkan dulu sebelum disantap. Berbagai kue tradisional khas daerah Indonesia lain juga disediakan di sini.

timthumb
Grand Betawi Rijsttafel
Satu lagi Keunikan lain Tugu Kunstkring Paleis adalah adanya Grand Betawi Rijsttafel, yang awalnya merupakan  seni penyajian makanan yang berasal dari negeri Belanda. Rijsttafel merupakan tata cara makan penghidangan makanan yang diciptakan orang Belanda dan kini menjadi warisan Indonesia. Tugu Kunstkring Paleis mengadaptasi sistem makan tersebut dengan adat Betawi, mulai dari makanan, musik, hingga tariannya. Pelayan akan datang satu per satu membawa nampan makanan kemudian menarikannya sesuai irama. Menarik!

1738570restorann8780x390

 

(Yosi Avianti/Photo : Various)

Shares