Mind

Smart Mama Story: Valencia Mieke Randa

By  | 

Aktivis sosial pendiri Valencia Care Foundation, Valencia Mieke Randa berbagi pengalaman membesarkan anak – anaknya yang berkebutuhan khusus & menderita epilepsi. Kami berkunjung ke Rumah Harapan, salah satu organisasi sosial dibawah naungan VCF selain Blood for Life & 3 Little Angels untuk mendengarkan kisahnya. 

Perempuan yang akrab disapa Silly ini mengungkapkan, penting untuk menerapkan konsep cinta & kasih sayang dalam pola pengasuhan ketiga anaknya, Aurelia Prinisa (18), Andre Vivaldi (15) & Adrian Hiroshi (13). “Sama seperti ketika saya dan teman – teman volunteer merawat anak – anak sakit, kami percaya bahwa happiness is the best medicine. Sumbernya sama: Cinta & kasih sayang,” ungkapnya.

Silly & Velly (1.5)

Silly & Velly (1.5), salah satu balita yang dirawat di RH

Share dong, Mbak, turning point mendirikan & aktif membangun yayasan sosial?

Saat mama saya meninggal tahun 2011, beliau berpesan agar saya dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi orang banyak. Kepergian mama juga mengingatkan saya bahwa hidup saya lebih bermakna ketika berbagi. Maka pada 2009 saya menginisiasi Blood for Life melalui sosial media, sebagai wadah informasi untuk kebutuhan darah terutama pasien sakit yang membutuhkan. Lalu pada 2011 saya mendirikan 3 Little Angels, yang fokus pada pendampingan anak – anak degan penyakit berat dan disusul dengan Rumah Harapan di Jakarta pada tahun 2014.

Di sini kami fokus untuk menyediakan rumah untuk anak – anak sakit dan keluarganya beristirahat selama melakukan pengobatan ke rumah sakit yang tersebar di Jakarta. Hingga saat ini atas bantuan para donatur, Rumah Harapan sudah membuka 5 jabang diantaranya di Makassar, Bandung, Aceh, dan Bali untuk memberikan support pasien dari NTB, NTT, hingga Pulau Alor & Flores.

Apa saja aktivitas anak – anak selama berada di Rumah Harapan?

Setiap hari kami memiliki aktivitas rutin yang dijalankan tidak hanya untuk anak, tetapi juga orangtua yang mendampingi. Mulai dari mengajarkan bahasa inggris, menari, meditasi, yoga for kids, hingga pengajian & kebaktian untuk anak dan orang tua. Kami menyediakan kamar, ruang bermain & kreativitas, serta menyediakan kebutuhan makan & transportasi.

Karena kami yakin bahwa salah satu indikasi pengobatan pada anak – anak dengan sakit berat adalah kebahagiaan, maka semaksimal mungkin kami mengusahakan hal tersebut.

Silly & kids

Silly & kids

Nilai – nilai apa yang Mbak Silly dapatkan sejak aktif berkegiatan sosial untuk diajarkan kepada anak- anak di rumah?

Saya belajar banyak hal dari anak – anak yang tulus. Mereka menjalani hidup dengan penuh keikhlasan, sekalipun merasakan sakit. Mereka itu kuat, lho! Saya sampai malu kalau nggak sengaja mengeluh karena capek atau sakit.. mereka selalu mengingatkan saya untuk menjadi pribadi yang lebih kuat supaya bisa membantu lebih banyak orang.

Nilai – nilai ini yang juga saya tanamkan ke anak – anak. Tentang empati, konsep kasih sayang yang tulus, bersyukur atas nikmat Tuhan, serta kepedulian terhadap sesama. Sering juga saya libatkan mereka dalam aktivitas Rumah Harapan, atau kami sekedar datang dan berkunjung.

Konsep parenting Mbak Silly?

Cinta kasih yang sebesar – besarnya. Saya percaya, kita semua ini punya vibrasi; energi yang positif akan mengajak anak – anak juga memiliki hati yang besar dan tulus menyayangi sesama, sehingga memacu mereka untuk menjadi anak yang baik. Saya setuju dengan konsep mindful parenting, dimana kita bisa hadir utuh untuk berada bersama anak, tidak membagi konsentrasi dengan hal lain supaya bisa benar – benar “mendengar” kebutuhan mereka.

Membesarkan anak dengan autisme bukanlah hal mudah. Tapi selain dengan terapi, saya membanjiri mereka dengan kasih sayang yang tulus, serta sugesti positif bahwa mereka akan sembuh, dapat menjalani hidup layaknya anak normal biasa. Puji Tuhan sekarang epilepsinya sembuh, autismenya juga sudah tidak terlihat karena dalam grade mild saat pertama kali terdeteksi.

Silly saat mendampingi anak - anak sakit di Rumah Harapan

Silly saat mendampingi anak – anak sakit di Rumah Harapan

Selain itu, saya juga mengimbangi pola pengasuhan papanya yang lebih banyak memanjakan anak – anak. Kita tidak bisa mengubah gaya & penerapan pola asuh orang lain, jadi saya yang harus bertindak sebagai kontroler.

Mbak Silly dianugerahi banyak sekali penghargaan, mulai dari MarkPlus 100 Most Influencing Youth Woman Netizen 2011 hingga 2016 CNN Indonesia Heroes. Apa arti perhargaan itu untuk Mbak Silly?

Sejujurnya saya nggak pernah membayangkan akan menerima begitu banyak award, tapi di sisi lain saya merasa, at least saya sudah mejadikan hidup saya berarti untuk orang lain, sekaligus menjadi role model bagi anak – anak. Karena kita tahu betul, kita tidak bisa mengontrol masa depan mereka, tetapi paling tidak kita sudah memberikan tuntunan atau contoh yang baik untuk panutan hidup mereka kelak.

Mamas yang ingin mimbantu mengulurkan tangan & bantuan untuk adik – adik kita yang sakit, dapat mengunjungi website Rumah Harapan dan memberikan bantuan untuk Velly (1,5) balita asal Rangkas Bitung yang terlahir dengan kondisi penyakit Multiple Congenital Anomaly melalui link berikut. (Nathalie Indry/KR/Photo: dok. Rumah Harapan, Smartmama)

Shares