Mind

Eva Mendes Tak Lagi Terlalu Peduli pada Tampilan

By  | 

Aktris Eva Mendes tak pernah salah saat memilih gaya yang terbaik untuknya. Namun kini, bagi mama dua anak yang baru saja melahirkan anak keduanya pada April lalu, penampilan tak lagi jadi priorotas utama saat ia sedang disibukkan dengan rutinitas kesehariannya bersama anak-anaknya.

Selain berprofesi sebagai aktris, istri dari aktor Ryan Gosling ini juga baru saja meluncurkan koleksi terbaru brand clothing miliknya, New York & Company. Terbayang bukan, betapa sibuknya selebriti mama yang satu ini?

“Standar saya menurun drastis sampai ke  minimum,” urai Eva tentang bagaimana penampilannya telah berubah sejak pertamakali menjadi mama pada tahun 2014. “Salah satu hal terbesar yang selalu membuat saya kaget adalah berapa lama waktu yang saya butuhkan agar kami bisa keluar rumah sekarang ini. Apalagi sekarang saya punya 2 orang anak, jadi sepertinya hampir mustahil hal itu bisa dilakukan. Karena saat kami sudah siap untuk pergi, akan ada hal-hal yang muncul sehingga membuat kepergian kami tertunda. Tepat saat saya berpikir, ‘Ok, mereka sudah berpakaian dan mereka sudah siap, sekarang saya hanya harus berpakaian,’ biasanya kemudian akan ada sesuatu yang terjadi yang membutuhkan waktu lebih lama. Yang ada ketika itu terjadi, saya jadi mengambil apa saja yang bersih walau itu tak lagi spesial, yang terpenting kami bisa segera berangkat,” terangnya.

 

*EXCLUSIVE* Ryan and Eva take the Sky Wheel to see the Niagara Falls [NO Canada, Germany, Austria]

 

Walaupun kedua putrinya, Esmeralda, 3 tahun, dan Amada, 1 tahun, masih terlalu kecil untuk mengenakan pakaian dan aksesori milik sang mama, namun Eva mengatakan  ia telah menyimpan beberapa fashion item yang menurutnya cukup sentimental agar nantinya bisa dikenakan oleh kedua putrinya saat mereka besar nanti.

“Ada beberapa peninggalan milik nenek saya yang menurut saya sangat spesial karena berasal dari Kuba sejak tahun 40-an.  Dan ada beberapa item lainnya peninggalan ibu saya yang juga sebelumnya merupakan pemberian ibunya yang ia simpan untuk saya,” terang mama berusia 43 tahun ini.

Ketertarikannya pada dunia fashion inilah yang kemudian membuatnya kemudian terjun sebagai desainer pakaian ready to wear. Dalam setiap koleksi yang ia luncurkan, ia selalu memperhatikan setiap potongan dan material dari pakaiannya yang bergaya vintage. Ia selalu memastikan pakaian yang ia produksi, mudah perawatannya. Ia juga selalu berkonsultasi dengan keluarganya mengenai bisnis yang ia tekuni ini. Bahkan sang mama mengatakan kalau harga yang ia patok terlalu tinggi. Ia juga selalu melihat umpan balik dari setiap pelanggannya. Termasuk ketika ia kemudian memutuskan pakaian miliknya memiliki ukuran yang lebih besar, dari XS hingga 3XL. (Tammy Febriani/KR/Photo: Doc. New York & Company, Various)

Shares