Parenting

Smart Mama Story : Saat Si Kecil Lebih Dekat dengan Pengasuhnya

By  | 

Sebagai ibu bekerja, dan harus meninggalkan Si Kecil bersama pengasuhnya, yang terjadi adalah seringkali ia lebih dekat dengan pengasuhnya ketimbang Anda. Apakah Anda juga merasakannya? Tenang, Mamas, Anda tak sendiri. Berikut adalah cerita para Smart Mama.

“Setiap hari saya harus berangkat pukul 07.00 dan pulang kembali ke rumah sekitar jam 18.00. Mau tak mau hal ini membuat anak saya lebih dekat dengan pengasuhnya ketimbang saya. Namun saya punya trik, biasanya setelah makan malam saya dan Si Kecil menonton film favoritnya sambil bersenda gurau. Ini akan membuat Si Kecil merasa dekat juga dengan saya.”

Kika, 30 tahun, mama dari Alana, 4 tahun

“Pengasuh anak saya memang tipe orang yang senang dengan anak kecil. Tak heran Si Kecil pun senang saat berada di dekatnya. Hanya saja, agar ia tidak terlalu manja dengan pengasuhnya, saya selalu memandikannya sebelum berangkat ke kantor. Agar bonding dengan Si Kecil tetap terjaga, saya juga selalu mengajaknya bercerita apa saja yang dilakukan di sekolah.” 

Anisa, 35 tahun, mama dari Lola, 5 tahun

“Kedekatan anak saya dengan pengasuhnya terkadang membuat saya sedih. Pernah hanya ditinggal pergi ke warung saja ia menangis. Padahal saya ada di dekatnya ketika itu. Mungkin juga karena waktu saya bersamanya tidak terlalu banyak. Akhirnya, secara perlahan saya mulai membagi waktu agar Si Kecil tetap mendapatkan perhatian. Misalnya, dengan pulang tidak terlalu malam agar kami masih bisa bermain bersama.” 

Dhanisa, 29 tahun, mama dari Fini, 3 tahun

Berikut  tip yang dapat dilakukan agar si Kecil tidak terlalu dekat dengan pengasuhnya:

    1. Waktu libur untuk pengasuh. Berikan waktu libur untuk pengasuh, misalnya saat weekend. Bagaimana pun, pengasuh juga membutuhkan waktu beristirahat dan mengunjungi keluarganya. Hal ini akan melatih si Kecil untuk jauh dari Si Mbak sementara waktu. Dengan begitu bonding Anda dengan Si Kecil akan lebih dekat

 

  • Libatkan diri dalam aktivitas yang disukai si Kecil. Saat Anda berada di rumah, seperti malam hari, weekend, atau di pagi hari sebelum berangkat bekerja, dampingi si Kecil bermain dan menjalankan hobinya, misalnya bersepeda atau menggambar.

 

  1. Komunikasi yang baik. Meskipun tidak bisa kapan saja mendampingi Si Kecil di rumah, Anda tetap bisa menjalin komunikasi yang baik dengannya. Di siang hari, Anda bisa meneleponnya untuk mengingatkan makan siang dan tidur siang. Tanyakan aktivitas yang dilakukannya saat di sekolah, permainan serunya saat bermain dengan teman-temannya, dan lain-lain. (Yosi Avianti/LD/Photo: Istockphoto.com)

Shares