Health

Bikini Waxing? Ini Do’s & Dont’s-nya Mams!

By  | 

Dengan berbagai alasan, banyak Mamas yang rajin melakukan bikini waxing secara rutin. Beberapa Mamas mengaku merasa lebih bersih, sedangkan ada juga yang mengungkapkan bahwa sang suami lebih bergairah jika area Miss V-nya dipangkas habis. Namun sayangnya, banyak mamas yang mengalami iritasi atau gatal-gatal di area Miss V setelah melakukan bikini waxing. Nah untuk menghindari hal tersebut, simak do’s and dont’s-nya ¬†berikut ya.

Do’s

  • Pilih tempat terpercaya. Yang satu ini sudah pasti harus dilakukan ya, Mams, pilih tempat waxing yang memiliki review di atas rata-rata. Anda juga dapat bertanya pada para sahabat untuk rekomendasi. Biasanya tempat yang sudah terpercaya akan menggunakan bahan baku atau metode waxing yang aman.
  • Banyak bertanya. Saat ini tempat yang menawarkan bikin waxing sangat beragam begitu pula dengan metodenya. Ada yang menggunakan gula, ada pula teknik waxing semi permanen. Sebaiknya Anda pelajari dulu plus minusnya, baru memutuskan metode mana yang Anda pilih.
  • Biarkan bulu pubik tumbuh terlebih dahulu. Saat melakukan bikini wax, pastikan bulu pubik Anda memang sudah panjang, kira-kira lebih dari 1 cm.
  • Kenakan rok. Setelah waxing nanti, kemungkinan Anda akan merasa janggal di area Miss V, mengenakan celana apalagi yang ketat akan membuat Anda merasa tidak nyaman. Menggunakan rok dapat menjadi solusi tepat untuk mengurangi rasa tidak nyaman.
  • Ketahui bahwa bikini waxing memang menyakitkan. Dengan begitu, Anda sudah siap mengatasi rasa sakit yang akan melanda.
  • Bersihkan dengan teliti. Untuk menghindari rasa gatal, basuh area Miss V Anda dengan air dingin agar pori-pori segera tertutup.

Hair removal device with wax

Dont’s

  • Bikini wax saat PMS. Menjelang menstruasi, kondisi tubuh serta kulit Anda menjadi lebih sensitif. Hal ini akan membuat bikini wax terasa lebih sakit.
  • Mengenakan underwear berbahan sintetis. Bahan sintetis kerap menimbulkan iritasi, apalagi area Miss V Anda baru saja ‘terluka’. Untuk sementara kenakan underwear berbahan kantun ya, Mams.
  • Hindari berjemur, steam maupun sauna. Yes Mams, aneka kegiatan yang berhubungan dengan ‘panas’ tersebut dapat memicu iritasi. Sebaiknya, kegiatan tersebut dilakukan 48 jam setelah waxing.
  • No sex. Untuk sementara lho, Mams, sama seperti berjemur, beri jeda waktu terlebih dahulu antara bikini wax dengan beraksi panas bersama pasangan. (Karmenita Ridwan/Photo: Istockphoto.com)

Shares