Education

6 Manfaat Berlatih Taekwondo Bagi Si Kecil

By  | 

Tujuan utama dari latihan taekwondo adalah agar Si Kecil lebih percaya diri. Tak hanya itu saja, manfaat lainnya seperti melatih kedisiplinan, memacu prestasi, dan masih banyak lagi. Berikut, uraiannya untuk Anda, Mams.

1. Melindungi dari Bullying
Seorang anak yang jago bela diri tentu saja akan aman terhindar dari penindasan anak seusianya. Di dunia anak, khususnya anak laki-laki, menjadi jagoan adalah sebuah nilai yang mereka pandang hebat. Tak jarang untuk menunjukkan kejagoannya, seorang anak melakukan bullying atau penindasan pada anak lain yang lebih lemah. Seorang anak yang mempunyai kemampuan bela diri tentu akan segan dibully oleh anak lain. Tapi harus ditanamkan bahwa ilmu bela diri yang dipelajarinya hanyalah sebatas pembelaan diri, bukan untuk menjadi seorang jagoan dan malah membully anak lain.

2. Melatih Kedisiplinan
Latihan beladiri juga mengajarkan banyak kedisiplinan. Seperti misalnya, peraturan harus datang tepat waktu, membawa baju latihan, serius dan konsentrasi saat latihan berlangsung.

3. Menjaga Kesehatan
Tentu saja yang namanya olahraga akan membawa kesehatan bagi tubuh. Dengan berlatih taekwondo otomatis akan terbantu proses pertumbuhannya dengan kondisi fisik yang bugar dan sehat.

4. Memacunya Untuk Berprestasi
Berlatih taekwondo tak hanya sekadar latihan rutin saja. Tetapi juga ada peningkatan jenjang. Biasanya, dilihat dari sabuk yang dikenakan, misalnya, sabuk putih, kuning, hijau, coklat, dan seterusnya. Peningkatan jenjang inilah yang dinamakan sebuah prestasi. Tak hanya itu saja, anak-anak juga bisa mengikuti event perlombaan sejenis yang bisa memacu untuk bisa berprestasi pada hal yang positif.

5. Membuatnya Menjadi Tangkas dan Kuat
Gerakan-gerakan pada latihan taekwondo dapat melatih ketangkasan Si Kecil. Reflek saat menangkis serangan lawan, kuat menerima pukulan di badan, gesit  dalam pertarungan, itu semua akan didapatnya pada latihan yang disiplin.
6. Memperluas Pegaulan
Kadang seorang anak tidak hanya menemukan teman seusianya di tempat latihan. Dia harus berinteraksi dengan anak yang lebih muda atau lebih tua yang mengenakan warna sabuk yang sama. Di sanalah ia belajar menghormati dan menghargai.  (Yosi Avianti/Photo : Istockphoto.com)

Shares