Mind

Yuk, Cintai Perubahan Tubuh Anda Kala Hamil!

By  | 

Perubahan sisi psikologis dan bentuk tubuh pasti akan dialami oleh semua mamas to be. Menurut Adrienne Ressler, seorang body image specialist di Amerika mengatakan bahwa masa kehamilan akan memaksa tubuh kita untuk berubah elastis mengikuti pertumbuhan bayi, mulai dari bagian payudara, bokong hingga otot perut, dan lengan. Akibat tidak ingin bertambah berat badan terlalu banyak, beberapa mama jadi malas makan lalu pada tingkat selanjutnya mengalami gangguan makan ekstrim (anoreksia atau bulimia) selama hamil dan sesudah melahirkan.

Nah, untuk mencegah hal tersebut, ada baiknya Anda memusatkan pikiran pada sisi positif perkembangan janin ya, Mams. Karena di masa kehamilan inilah, turut ditentukan apakah ia akan lahir sebagai anak dengan kondisi gizi yang cukup atau tidak. Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencintai (perubahan) bentuk tubuh selama hamil:

1. Daripada sibuk memikirkan pertambahan berat badan Anda, fokuskan pikiran untuk mengetahui kondisi kesehatan janin/perkembangan janin.
2. Perbanyak komunikasi dan sentuhan kepada Si Kecil untuk menumbuhkan rasa cinta dan kedekatan Anda dengannya.
3. Abadikan momen masa kehamilan Mamas to be dari angle tubuh terbaik. Embrace the moment!
4. Bergabung dalam support group untuk mengatasi stres mengenai masalah berat badan atau perubahan bentuk tubuh.
5. Konsultasikan kepada dokter tentang cara mendapatkan pertambahan berat badan ideal yang tidak berlebihan. Rumus kenaikan berat badan ideal selama hamil adalah naik 1 kg setiap bulan sampai kehamilan berusia 20 minggu. Kemudian, naik 2 kg per bulan sesudah kehamilan 20 minggu.

Well Mams, agar Anda tetap percaya diri dan mencintai perubahan tubuh di masa kehamilan ada baiknya Anda mendengarkan saran dari Jennifer Love Hewitt, aktris sekaligus mama dari Atticus & Autumn James berikut,“Embrace your shape. Your body changes so much, and there’s a sensuality about that. Work it!”. (Nathalie Indry/KR/Photo: Istockphoto)

Shares